Dijual Lagi Tarikh Ini, Apa Yang Bikin Redmi 9c Laris? Simak Review

Tidak lambat juga terdapat sensor pemindai jari yang diletakkan di posisi yang pas dengan posisi jari telunjuk ketika bersandar agar dapat diakses dengan lebih mudah. Redmi 9C yang membawa tagline “Jagoannya Kamera Kece” menyasar kelas entry-level khususnya tataran anak muda dengan menawarkan Triple Camera AI, baterai besar, dan dapur pacu mumpuni.

Namun, mode Portrait sayangnya masih belum menghasilkan jejak bokeh yang optimal walaupun sudah ditemani lensa kekuatan. Sementara untuk foto malam hari masih terlihat banyak noise, namun hasil fotonya cukup terang dan amat bisa dimaklumi. Lensa daya dihadirkan untuk memberikan efek bokeh yang lebih baik sementara lensa makro memungkinkan pengambilan foto dari sela jauh lebih dekat. Xiaomi pun memberikan sentuhan Artificial Intelligence atau kecerdasan rekaan agar hasil foto jadi lebih optimal.

Xiaomi Redmi 9C

Mode macro ada secara khusus, tetapi pengguna juga bisa mengambil foto dengan teknik ini berdasar pada langsung, ditambah dengan mengaktifkan AI yang mampu menumbuhkan kualitas foto. Penyimpanan serta RAM yang tersedia lebih sedikit dari total memori dikarenakan penyimpanan sistem operasi dan pra-instal software di perangkat.

Ditambah lagi bodinya tidak terasa terlalu panas ketika digunakan bermain game dalam waktu lama. Dengan membawa spesifikasi tersebut, Redmi 9C berhasil membawa pulang skor AnTuTu mencapai 97. 176 poin sementara di dalam Geekbench 5 mendapatkan 149 poin untuk Single-Core dan 514 poin untuk Multi-Core.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *